Mungkin kita tidak asing lagi dengan yang namanya MS.DOS, ya kendati mungkin masih ada orang yang belum mengetahuinya. MS-DOS singkatan dari Microsoft Disk Operating System yang dulunya di peruntukan untuk PC (Personal Computer) IBM (International Business Machines).
MS-DOS ditulis oleh Tim - Paterson dan diperkenalkan oleh Microsoft pertama sekali pada tahun 1981, dan telah mengalami perubahan versi hinga yang ke 7.xx sampai pada tahun 2000 microsoft telah menghentikan pengembangan program ini. Pada saat sekarang memang sytem ini tidak sepopuler dulunya, kerena orang lebih memilih untuk menggunakan sistem dengan dukungan GUI (Graphical User Interface), seperti pada sistem MS. Windows dan sistem lainnya yang telah berbasis GUI jadi semuanya dapat dikendalikan dengan yang namanya pointer atau lebih kita kenal dengan nama "mouse", maklum sifat alami manusia cenderung ingin mencari sesuatu yang paling mudah :).
Baiklah tidak ada salahnya kita mengetahui bagaimana cara mengorganisasi file dengan MS-DOS ini, mungkin suatu saat anda membutuhkannya.
Untuk memulai program MS.DOS ini kita dapat mengklik tombol "Start" pada windows atau menekan tombol yang berlogo windows di keyboard, atau bisa juga dengan menekan kombinasi tombol "Ctrl & Esc" pada keyboard anda, setelah itu pilih Run atau dapat menekan kombinasi tombol "windows & R" kemudian ketikan "Command" atau "cmd". Maka akan muncul layar hitam langkah-langkah nya dapat dilihat pada gambar di bawah berikut ini :
Setelah layar hitam (Command Prompt Screen) muncul secara default anda akan berada di direktori user nama anda pada sistem operasi MS. Windows atau di C:\Documents and Settings\..... (.... = nama user anda di windows).
Direktori atau dalam sistem operasi MS. Windows dikenal dengan nama "Folder" dalam sesi ini kita akan membahas bagaimana cara melihat isi direktori, membuat direktori, masuk ke direktori, berpindah antar direktori, merubah nama, menghapus serta mengcopy file kedalam direktori tersebut.
1. Melihat isi direktori.
Bila kita ingin melihat isi dari suatu direktori di MS.DOS maka perintah yang digunakan adalan DIR,
singkatan dari direktori, cara penulisan perintahnya sbb :
DIR ←, maka setelah itu akan ditampilkan seluruh isi dari direktori tersebut baik itu berupa direktori
yang lain atau file.
Dalam gambar dapat dilihat sbb :
Setelah anda mengetikan perintah "DIR" tersebut kemudian di enter, maka akan ditampilkan isi dari direktori tersebut, baik yang berupa direktori maupun file file yang ada didalamnya. Lambang "<DIR>", merupakan simbol dari direktori selebihnya adalah file lengkap berserta extensionnya.
2. Membuat Direktori
Dalam membuat direktori di MS.DOS kita gunakan perintah MD, singkatan dari "Make Directory", pene-
rapan syntaxnya atau pengetikan perintahnya sbb :
MD ▬ N. Direktori ← atau MKDIR ▬ N.Direktori ← (MD/MKDIR spasi Nama direktori yang
akan dibuat kemudian tekan enter), penulisan perintah dapat juga dilakukan dengan huruf non kapital.
Contohnya kita ingin membuat satu direktori dengan nama "Testing", maka perintahnya adalah :
MD ▬ Testing ← (Enter) atau MKDIR ▬ Testing ← (Enter)
Dalam gambar dapat dilihat sbb :
Sekarang anda telah berhasil membuat sebuat direktori dengan nama "Testing" untuk membuat direktori yang lain perintah yang sama dapat anda ketikan hanya dengan membedakan nama direktorinya, begitu juga pada saat anda ingin membuat direktori di dalam direktori, langkah selanjutnya adalah bagaimana masuk atau berpindah tempat dari dan kedalam direktori tersebut untuk membuat sebuah direktori di dalam direktori atau hanya ingin sekedar melihat isi dari direktori tersebut.
3. Masuk atau berpindah tempat antar direktori.
Untuk masuk dan berpindah tempat antar direktori umum digunakan perintah CD, singkatan dari
"Change Directory" adapun variasi dari perintah CD adalah sbb :
- CD ▬ N.Direktori (CD spasi nama direktori yang akan kita tuju)
- CD..
Perintah ini digunakan untuk berpindah dari 1 direktori ke direktori yang berada satu leve diatas tempat
direktori sekarang kita berada.
- CD\
Perintah ini digunakan untuk berpindah dari 1 direktori ke direktori yang berada pada level paling atas.
Untuk dapat masuk kedalam direktori yang telah anda buat tadi maka perintahnya adalah :
CD ▬ Testing ← (CD spasi testing, enter), sekarang anda telah berada pada direktori "Testing"
Dalam gambar dapat dilihat sbb :
Untuk kembali ke direktori diatasnya dapat kita pergunakan perintah CD.., dan hasilnya anda kan kembali berada pada direktori dimana anda berada sebelumnya.
Dalam gambar dapat kita lihat sbb :
Bila kita telah membuat beberapa direktori di dalam direktori dan ingin segera berpindah ke direktori paling atas maka anda dapat menggunakan perintah CD\. Dalam hal ini bila saya ketikan perintah CD\ tersebut pada saat saya sedang berada di direktori "Testing" yang telah dibuat tadi, maka otomatis saya akan segera berpindah ke root direktori atau C promt (C:\>).
Dalam gambar dapat dilihat sbb :
Demikianlah beberapa cara penggunaan perintah untuk berpintah antar direktori, selajutnya yang perlu kita ketahui bagaimana cara merubah nama direktori yang telah kita buat tadi.
4. Merubah nama direktori
Untuk merubah nama direktori kita dapat menggunakan perintah REN, singkatan dari "RENAME" atau
dapat diartikan dengan memberikan nama baru (mengganti nama).
Sebelum anda dapat mengganti nama direktori tersebut ada syarat mutlak yang harus dipenuhi, yaitu anda
tidak boleh berapa pada direktori yang akan anda ganti namanya atau dengan kata lain anda harus bera
da minimal 1 level diatas dari direktori yang akan dirubah namanya. Penulisan perintahnya adalah sbb :
- REN ▬ N.Direktori Lama ▬ N. Direktori Baru ←
(REN spasi nama direktori yang akan diganti namanya spasi nama direktori yang baru, enter).
Dan bila kita ingin merubah nama direktori "Testing" yang telah kita buat tadi, maka kita ketikan perintah :
- REN ▬ Testing ▬ Testing123
Dalam gambar dapat kita lihat sbb :
Untuk melihat hasilnya maka anda cukup mengetikan perintah "DIR" sebagaimana yang telah anda baca pada langkah nomor satu diatas. Selanjutnya setelah anda dapat merubah nama direktori bagaimana jika kita ingin menghapus direktori tersebut.
5. Menghapus direktori.
Adakalanya direktori yang telah anda buat sebelumnya tidak diperlukan lagi, jika begitu lebih baik menghapusnya karena akan lebih memudahkan kita dalam pengorganisasian direktori tersebut disamping itu juga dapat memperbanyak ruangan yang kosong (Free Space) pada Hard Disk komputer yang berujung pada peningkatan kinerja komputer yang ada gunakan.
Perintah yang digunakan untuk meghapus direktori adalah "RD" atau "Remove Direktori", syaratnya juga sama seperti bila anda ingin me-rename direktori yaitu anda tidak boleh berada di direktori dibawah dari direktori yang akan anda hapus atau berada di direktori yang akan anda hapus, dengan kata lain anda harus berada minimal satu level diatas direktori yang akan anda hapus tersebut.
Cara penulisan perintahnya sbb :
RD ▬ N.Direktori ← (RD spasi nama direktori yang akan dihapus)
Untuk menghapus direktori "Testing" yang telah dibuat sebelumnya maka perintahnya :
RD ▬ Testing ← (RD spasi testing, enter)
Dalam gambar dapat kita lihat sbb :
Untuk melihat hasilnya anda dapat kembalik mengetikan perintah "DIR", setelah anda mengetahui bagaimana cara menampilkan, membuat, merubah nama, masuk dan berpindah serta menghapus direktori, hal selanjutnya adalah bagaimana cara mengcopy file ke dalam direktori tersebut.
Sebelum anda mengcopy file kedalam suatu direktori, hal mutlak yang harus anda ketahui adalah di direktori mana anda sekarang berada, tempat dimana file berada kemudian nama file yang akan dicopy serta nama direktori tujuan tempat dimana file tersebut akan diletakan.
Copy ▬ Nama File ▬ N.Direktori Tujuan ← (Copy spasi nama file spasi nama direktori tujuan)
Saya ambil contoh saya akan mengcopy sebuah file dari direktori "Testing" dengan nama file "Coba.txt" serta akan saya letakan pada direktori tujuan dengan nama "Data" dengan asusmsi saya berada pada direktori "Testing", maka perintahnya adalah :
Copy ▬ Coba.txt ▬ Data ←
Dalam gambar dapat kita lihat sbb :
Agar dapat melihat hasilnya anda terlebih dalahu harus masuk kedirektori tujuan dengan menggunakan perintah "CD", kemudian ketikan perintah "DIR" guna menampilkan file yang telah dicopy tadi.
Untuk merubah nama file gunakan perintah REN ▬ N.File ← dan untuk menghapusnya gunakan perintah
DEL ▬ N.File ←.
Demikialah pembahasan tentang bagaimana cara mengorganisasi direktori pada MS.DOS, mungkin cara ini sudah banyak ditinggalkan orang karena dianggap sangat dasar sekali dan telah ketinggalan jaman, tapi satu hal yang saya mau katakan "Lebih baik kita memulai sesuatu dari hal yang paling dasar agar nanti pada saat kita telah mulai melakukan hal yang lebih besar lagi pondasi kita sudah kuat" dan jangan malu mempelajari hal sekecil apapun bila memang kita belum memahaminya, karena dengan mempelajarinya kita menaruh hormat pada hal tersebut sehingga ilmunya dapat mudah kita serap.


0 komentar:
Posting Komentar